Posts Tagged ‘pengembangan sdm’

Mantapkan SDM Supiori, Pemda Jajaki Kerjasama Surya Institut

Dalam rangka pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Supiori menuju SDM yang handal dan diperhitungkan, pemerintah Kabupaten Supiori, melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Supiori  tengah menjajaki kerjasama dengan Surya Institute yang akan diwujudkan pada tahun 2013 mendatang.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Supiori, Drs. Yesaya Sombuk M.Si., di kantor Bupati Supiori, jum’at (3/8) pecan kemarin. “Kerja sama dengan Surya Institut akan kami lakukan, itu sudah menjadi tuntutan, sementara ini kami jajaki dulu bentuk kerjasamanya, sehingga apa yang nanti dihasilkan benar-benar sesuai dengan harapan bahkan bisa lebih dari itu.” kata Sombuk. Baca lebih lanjut disini »

Pemda Keerom Buka Peluang Bagi Anak Asli Keerom

Untuk Menempuh Pendidikan di 42 Perguruan Tinggi Terkenal di Indonesia Dengan Gandeng Dirjen Dikti dan Ikatan Rektor Indonesia

Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Keerom, Bambang Suhartawan, mengatakan, saat ini pihaknya sedang membuka pendaftaran bagi lulusan SMA/SMK putra asli Papua untuk disekolahkan di 42 perguruan tinggi terkenal di Indonesia.

Direalisasikan kegiatan dimaksud ini, tidak lain atas dengan kebijakan Bupati Keerom, Yusuf Wally,SE,MM, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) anak asli Keerom, sehingga disini lahirlah kerjasama dengan Dirjen Dikti Kementrian Pendidikan Nasional dan Konsorsium Rektor se-Indonesia. Baca lebih lanjut disini »

Kehadiran PPLP Tetap Dibutuhkan

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Provinsi Papua, James Modouw mengakui jika kehadiran Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) di Papua masih dibutuhkan, karena PPLP merupakan cikal bakal mendidik pelajar Papua menjadi atlet yang profesional.

“Kehadiran PPLP di Papua saat ini masih sangat dibutuhkan, karena Provinsi Papua masih sebagai daerah sentral olahraga di Indonesia, sayangnya perubahan nomenklatur dari pusat, begitu juga dengan anggaran yang minim sangat berpengaruh pada pembinaan di PPLP Papua,” ujarnya.

Hanya saja ke depan, kata Modouw, sistem perekrutan juga akan disesuaikan dengan konsisi budaya dan alam, dalam rangka memilih para pelajar terbaik, yang akan dididik masuk dalam PPLP Papua, untuk menjadi tulang punggung olahraga di Provinsi Papua. Baca lebih lanjut disini »

Angkat SDM Perempuan, Anggota IPAK Dapat Pembekalan

Pembekalan pengurus dan anggota Ikatan Perempuan Asli Keerom (IPAK), untuk mempersiapkan dan mengangkat jati diri sumber daya manusia (SDM) perempuan asli Keerom dalam menjawab tantangan pembangunan untuk menuju kemandirian. Kegiatan tersebut dibuka dengan resmi oleh Kepala Badan Pemberdayaan Peremuan dan Keluarga Berencana (KPP KB) Kabupaten Keerom, Petronela Nauw, SH. Baca lebih lanjut disini »

242 Mahasiswa Asli Keerom Terima Beasiswa

Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Keerom, Freddy H. Wona, mengatakan, sesuai dengan kebijakan Bupati Keerom, Yusuf Wally,SE,MM, agar dialokasikan bantuan beasiswa bagi putra/i asli Papua (asli Kerom & Papua asli). Hal itu, oleh Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Keerom dan DPKAD Kabupaten Keerom, telah ditindaklanjuti. Yang mana, Selasa (17/7) telah dicairkan  di Bank Papua, sebesar Rp 1,396 milyar, untuk 400 mahasiswa asli Papua, diantaranya 242 mahasiswa asli Keerom.
“Saya bayarkan pada 12 Juni 2012 lalu, sudah bayarkan ke Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Keerom, dan hari ini dicairkan di Bank Papua yang selanjutnya dibayarkan kepada para mahasiswa,”  ungkapnya saat ditemui, di ruang kerjanya, Rabu (18/7). Ia menjelaskan, pembayaran beasiswa dimaksud, merupakan semester yang kedua, karena pada semester pertama, yakni pada 31 Januari 2012 lalu, beasiswa yang sama dibayarkan kepada para mahasiswa dengan nilai yang sama, sehingga total beasiswa yang sudah dibayarkan itu sebesar Rp 2,792 milyar.

Untuk itu,diharapkan kepada Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Keerom agar segera membayarkan hak para mahasiswa tersebut, mengingat sebentar lagi pendaftaran semester baru, yang tentunya para mahasiswa harus membayar biaya SPP-nya tersebut. Selain itu, kata Wona, bantuan beasiswa itu, tidak lain sebagai bentuk perhatian serius Bupati Keerom, Yusuf Wally,SE,MM dan Wakil Bupati Keerom, MUH. Markum, untuk bagaimana meningkatan sumber daya manusia (SDM) anak-anak Keerom, yang kelak mereka menjadi tonggak pembangunan dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat Keerom di segala aspek kehidupan. Baca lebih lanjut disini »

Papua Akan Kirim Siswa Ke UN Negri Se-Indonesia

Niat untuk menghadirkan generasi emas Papua terus digenjot, kali ini Pemprov Papua akan memproteksi siswa asli Papua untuk dapat masuk ke dalam Universias Negri yang ada di seluruh Indonesia.

Seperti yang diungkapkan Kadis pendidikan kota Jayapura, Robert J. Betaubun, saat ini Pemprov sedang giat untuk mempersiapkan konsep penyaringan siswa yang akan dikirim ke Perguruan Tinggi dengan pembiayaannya yang ditanggung penuh oleh kemetrian melalui pemerintah daerah. Dan untuk ini ia menekankan bahwa program ini ditujukan bagi mereka yang memiliki prestasi semasa sekolah di tingkat SMA.

“Program ini khusus untuk para siswa berprestasi, dan dari Dinas P dan P Provinsi akan merekomendasikan mereka ke Perguruan Tinggi Negri yang ada di Indonesia,” imbuhnya kepada wartawan di ruang kerjanya pada Selasa (10/07) lalu.

Menurutnya Pemprov sendiri telah memiliki kuota untuk mengirimkan beberapa siswanya di perguruan tinggi negri, dan untuk pembagian ke daerahnya masih terus digodok tentang mekanisme penentuan jatahnya kepada Pemda Kabupaten/Kota. Baca lebih lanjut disini »

Dikuliahkan ke Luar Negeri

Program Penelusuran dan Pengembangan Potensi Putra-putri Papua (P5) dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Jayapura melakukan kerjasama dengan sejumlah pihak. Berikut penuturan lebih lanjut oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jayapura Drs. Maichel Wutoy,MM

“Program P5 dibiaya dari Dana Otsus yang dimulai pada Tahun Anggaran (TA) 2007, dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Jayapura melakukan kerjasama seleksi calon peserta dengan PKP2A LAN Makassar dan kerja sama kursus serta penempatan peserta program P5 pada universitas pilihan di luar negeri (Australia) dengan IALF atau IDP Bali,” ungkapnya rinci.

Angkatan pertama dari program P5 ini diikuti oleh pendaftar yang berjumlah 425 orang. Dari jumlah tersebut yang lulus hanyalah 40 orang saja terdiri dari 26 laki-laki dan 14 perempuan.

Wutoy menerangkan bahwa sebagai persyaratan untuk mengikuti pendidikan di luar negeri, maka peserta yang lulus seleksi diberikan kesempatan untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris di IALF Denpasar selama tiga bulan. Namun dalam perkembangannya, dari 40 siswa yang dinyatakan lulus untuk mengikuti kursus, tiga orang mengundurkan diri, dua orang menjalani pendidikan di dalam negeri dengan memperoleh bantuan biaya pendidikan dan satu orang mengikuti kursus di IALF Surabaya, sehingga yang mengikuti kursus di IALF Denpasar sebanyak 34 orang. Baca lebih lanjut disini »

Pemkab Jajaki Kerja Sama Dengan Surya Institut

Bupati Keerom, Yusuf Wally, SE, MM, mengatakan, untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Keerom yang benar-benar berkualitas dan siap pakai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom akan menjajaki kerja sama dengan Surya Institut Jakarta.

“Kami akan menjajaki kerja sama dengan Surya Institut Jakarta untuk peningkatan SDM di Keerom pada berbagai tingkat pendidikan, bahkan keterampilan bagi masyarakat,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (1/5).

Diharapkan, peserta didik yang menamatkan pendidikannya di Surya Institut dapat memiliki ketrampilan-ketrampilan khusus yang setara dengan pendidikan tinggi lainnya sehingga mereka bisa langsung terserap dalam dunia kerja. Baca lebih lanjut disini »

Dinas Pendidikan Fokus Pemberdayaan Pemuda

Untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua, berbagai macam program sedang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua. Hal itu seperti diungkapkan Kepala Seksi Organisasi dan Pramuka, Agustinus Aronggear.

“Kami dari dinas ini secara langsung turun menangani masalah-masalah sosial yang terjadi di tingkat kepemudaan dan pelayanan yang kita lakukan ini sesuai UU No. 40 Tahun 2009, dengan kategori pemuda mulai dari umur 18-30,” Katanya kepada Cendrawasih Pos, di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga IX Jayapura Utara, Jumat (13/4).

Pelayanan ini sendiri dilakukan melalui organisasi-organisasi kepemudaan seperti KNPI, Pramuka, dan Purna Paskibraka, selain itu organisasi pemuda yang ada di tingkatan agama, adat dan lainnya.

Dikatakan, pelayanan ini dilakukan secara kelembangaan di tingkatan provinsi. “Yang kami lakukan adalah pelayanan berupa pengembangan SDM pemuda Papua,” ujarnya. Baca lebih lanjut disini »

Pemprov Akan Jajaki Kerja Sama Dengan New Zealand

Setelah pemerintah provinsi meluncurkan program 1000 doktor untuk meningkatkan SDM di Papua, kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan melakukan penjajakan kerja sama dengan negara New Zealand untuk pendidikan. Bekal pendidikan yang lebih terfokus dan terukur dinilai penting untuk bisa merangsang dan menargetkan pengembangan selanjutnya.

Dari keseriusan ini, rencananya hari ini (Rabu, 1/4) Komisi E DPR Papua yang membidangi pendidikan akan melakukan pertemuan dengan perwakilan dari  New Zealand yang diwakili oleh Dodi Irwanto PhD selaku Marketing Manager for Indonesia.

Ketua Komisi E DPR Papua, Drs Max Mirino, SH, MM mengatakan bahwa penjajakan tersebut nantinya akan mengarah pada pengiriman siswa/siswi dari Papua untuk melanjutkan studi pendidikan ke negera yang dikenal dengan sektor peternakan sapi dan biri-birinya itu. Baca lebih lanjut disini »